1. Home
  2. /
  3. Terpukau
  4. /
  5. Titik Terang Kecelakaan Lion...

Titik Terang Kecelakaan Lion Air JT610: Indikator Pesawat Boeing 737 Max 8 Rusak. Inilah 5 Faktanya


Setelah black box pesawat Lion Air JT610 ditemukan dan berhasil diambil, titik cerah kecelakaan tragis yang merenggut 189 nyawa itu akhirnya muncul. Sampai saat ini bagian black box yang ditemukan baru bagian Flight Data Recorder alias FDR yang merekam data teknis pesawat selama penerbangan berlangsung. Pihak Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah berhasil membuka data yang ada pada FDR tersebut. Dari hasil analisis, diketahui kalau memang terjadi masalah teknis pada pesawat Boeing 737 Max 8 selama penerbangan.

Masalah teknis yang terjadi adalah kerusakan indikator kecepatan pada pesawat Boeing yang dicurigai karena kerusakan angle of attack alias AOA. Pihak KNKT sih sudah mengadukan masalah ini ke pihak Boeing. Pihak Boeing pun memberi respon. Yuk simak lebih dalam mengenai hal ini bersama Hipwee News & Feature.

1. Setelah FDR, bagian black box ditemukan, terungkap bahwa selama penerbangan, terjadi kerusakan pada indikator air speed yang diduga karena sensor AOA

Setelah FDR ditemukan, ketahuan deh kalau selama penerbangan, indikator kecepatannya eror. via jateng.tribunnoscriptx188.jpg 250w, https://www.hipwee.com/wp-content/uploads/2018/11/hipwee-2-14-228×171.jpg 228w, https://www.hipwee.com/wp-content/uploads/2018/11/hipwee-2-14-160×120.jpg 160w, https://www.kaaget.com/blog/wp-content/uploads/2018/11/hipwee-2-14.jpg 720w” sizes=”(max-width: 640px) 100vw, 640px”>

Bagian AOA terletak di sisi kanan dan kiri pesawat. via training.deicinginnovations.com

Bagi yang nggak paham soal penerbangan, pasti bertanya-tanya soal AOA dan bagaimana AOA bisa memengaruhi penerbangan. Jika pesawat akan mendarat, biasanya nih moncong pesawat pada posisi naik keatas sambil menurunkan ketinggian. Nah, AOA menunjukkan sudut kenaikan bagian moncong pesawat karena adanya aliran udara yang mengenai pesawat. AOA juga bisa berfungsi menjaga pesawat supaya nggak jatuh lho.

3. Pada penerbangan terakhir sebelum kecelakaan, sensor AOA sudah meleset, menunjukkan data yang berbeda sampai 20 derajat

Pada penerbangan sebelumnya, AOA sebenarnya sudah rusak dan telah diganti. Tapi bisa jadi bermasalah kembali. via airwaysmag.com

Sebelum penerbangan Jakarta ke Pangkal Pinang yang mengalami kecelakaan, pesawat Lion Air JT610 digunakan untuk penerbangan Denpasar ke Jakarta. Kata Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, saat di Denpasar, komponen AOA diganti karena pilot melaporkan ada masalah. Namun, pada penerbangan Denpasar ke Jakarta terjadi kejanggalan pada AOA. AOA bagian kiri melenceng 20 derajat dibanding sebelah kanan. Pilot melakukan prosedur tertentu hingga bisa mendarat dengan selamat di Jakarta.

4. Pihak KNKT sudah meminta pihak Boeing untuk memperbaiki komponen pesawat tersebut dan memberi peringatan kepada pengguna Boeing di seluruh dunia

KNKT meminta Boeing memperbaiki kerusakan pada pesawat Boeing 737 Max 8. via www.benarnoscriptx167.png 250w” sizes=”(max-width: 640px) 100vw, 640px”>

Inilah buletin yang dikeluarkan oleh Boeing setelah kecelakaan Lion Air JT610 terjadi. via tekno.kompas.com

Pihak Boeing kemudian menerbitkan buletin keselamatan yang isinya tentang mengatasi pesawat saat sensor AOA memberikan informasi yang kacau. Ada beberapa rekomendasi teknis dari Boeing kepada pilot pesawat tersebut. Dikutip dari Kompas, jika AOA mengalami kerusakan, salah satu tandanya adalah indikator kecepatan yang berbeda-beda, seperti yang tercatat pada FDR di Lion Air JT610.

Sampai saat ini, KNKT masih melakukan pencarian Cockpit Voice Recorder alias CVR pada black box pesawat tersebut. Tujuannya sih agar penyebab kecelakaan pesawat tersebut lebih jelas sekaligus untuk mengetahui diskusi yang terjadi di kokpit. Kalau sudah tahu penyebabnya dengan jelas kan kejadian seperti itu bisa dicegah~

sumber : hipwee



loading...