1. Home
  2. /
  3. Terpukau
  4. /
  5. Surabaya Rawan Gempa dan...

Surabaya Rawan Gempa dan Tsunami. Inilah 5 Langkah Antisipasi dari Bu Risma untuk Menjaga Daerahnya


“Sedia payung sebelum hujan”

Sebagai orang yang tinggal di wilayah yang rawan bencana, kita mungkin harus selalu ingat pepatah di atas. Apalagi ancaman bencana gempa yang tidak dapat diprediksi kapan datangya, tersebar di hampir seluruh wilayah nusantara. Penting artinya untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menghadapi gempa bumi yang bisa terjadi tiba-tiba. Seperti apa yang berusaha dilakukan oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharani atau yang akrab disapa Bu Risma.

Tidak ingin warganya panik dengan pemberitaan tentang potensi gempa besar dan tsunami di Surabaya yang ramai dilaporkan akhir-akhir ini, Bu Risma langsung menjelaskan langkah-langkah antisipasi untuk mengamankan dan menjaga daerahnya dari ancaman bencana. Kalau selama ini banyak orang mencontoh program mitigasi bencana Jepang, Bu Risma kabarnya justru terinspirasi dari Thailand. Wah seperti apa ya langkah-langkahnya? Buat yang penasaran, yuk simak bareng ulasan Hipwee News & Feature ini!

1. Pertama-tama, Bu Risma mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan menyebarkan pesan singkat yang belum terverifikasi

Tanaman bakau memang bisa mengurangi akibat tsunami lho via www.kaskus.co.id

Nggak hanya gempa saja, tapi ternyata patahan aktif yang melalui Surabaya ini punya potensi tsunami juga. Nah, agar akibat tsunami bisa minimal, maka di sepanjang pantai sebaiknya ditanami banyak tanaman bakau. Selain itu, tanggul juga bisa mengurangi risiko tsunami lho. Menurut Bu Risma, langkah tersebut dilakukan karena beliau nggak mau kecolongan.

5. Terakhir, dilakukan penanaman tanaman cemara udang di daerah sepanjang pantai. Tanaman itu efektif menahan tsunami di Phuket, Thailand lho

Nggak hanya buat mencegah tsunami, ternyata pohon cemara udang bisa menghias pantai via www.kompasiana.com

Bukan Jepang, langkah selanjutnya yang diambil Bu Risma terinspirasi dari Thailand. Bu Risma bercerita bahwa ketika beliau di Phuket, Thailand, beliau melihat tanaman cemara udang banyak ditanam di sepanjang pantai. Ternyata, itulah kunci keberhasilan pencegahan tsunami di Thailand. Maka dari itu, Bu Risma ingin daerah pantai yang nggak bisa ditanami bakau, ditanami dengan tanaman cemara udang. Di beberapa pantai Indonesia, program penanaman cemara udang sebenarnya juga sudah ada tapi biasanya hanya untuk mengurangi abrasi. Mungkin ke depannya, bisa lebih fokus ke pencegahan tsunami.

Nah langkah-langkah ini harusnya nggak hanya dilakukan Surabaya aja lho. Sekarang saatnya tiap daerah paham akan potensi bencana di daerahnya masing-masing. Dengan begitu, kan bisa dilakukan langkah antisipasi. Kalau sulit buat mengantisipasi, paling nggak, warga diberitahu cara menangani kalau sudah terjadi.

sumber : hipwee



loading...