1. Home
  2. /
  3. Tercengang
  4. /
  5. Simpang Siur Kisah Kemenangan...

Simpang Siur Kisah Kemenangan Zohri di Finlandia, Mana yang Hoax dan Fakta?


Lalu Muhammad Zohri sedang hangat menjadi perbincangan di Tanah Air. Pasalnya, ia berhasil mengantongi medali emas dalam kejuaraan dunia lari 100 meter U-20 di Finlandia beberapa waktu lalu.

Selain mendapat berbagai apresiasi, namun ada juga sejumlah kabar bohong yang beredar seputar kemenangan Zohri tersebut. Karena banyak simpang-siur kabar yang meresahkan, yuk kita cari tahu bersama faktanya!

1. Bendera Polandia atau Indonesia?

Hoax yang ramai beredar seputar bendera negara mana yang ada di pundak Zohri (ucnews.id)

Keributan terjadi karena perkara bendera yang dikenakan Zohri selepas mencapai garis finis. Saat itu, Zohri disebut-sebut menyandang bendera Polandia yang dibalik di bahunya karena tim dari Indonesia tak ada yang membawa bendera ke Finlandia untuk selebrasi kemenangan.

Sambil menanti waktu kepulangan di tanah air, Bocah Ajaib Dari Lombok Lalu Muhammad Zohri mengisi waktunya dgn terus berlatih di Finlandia, di kediaman Duta besar Ri. Thanks bu Dubes Wiwiek Setyawati Firman yg sangat mensupport tim Indonesia selama di Finlandia. @kemlu_ri . Terkait dgn insiden lambatnya Lalu menerima Bendera Merah Putih..perlu kami jelaskan bahwa: Sesuai keterangan pelatih yg mendampingi. Tim Indonesia yg terdiri dr 4 orang (2 pelatih 2 Atlet) sdh menyiapkan bendera sejak dari Jakarta. (Tadinya tim Indonesia seharusnya 6 org dari namun atlet Idan Fauzan dan pelatihnya Sainih gagal berangkat akibat Galah yg dimilikinya ditolak dibawa oleh maskapai yg ke finlandia). SUDAH meNjadi SOP bahwa setiap tim Indonesia yg berlaga di luar negeri hrs membawa bendera krn kita percaya dan yakin bahwa atlet2 kita bisa me jadi juara (lihat foto2 atlet kita yg juara di luar negeri di ig ini). Nah kembali soal penyerahan bendera ke ZOhri, bendera itu kebetulan dipegang Pelatih Kikin Ruhuddin dan atlet Halomoan Simanjuntak yg sdg tdk berlomba di hari itu. Tp posisi duduk mereka di Tribun penonton krn panitia melarang selain atlet yg berlomba dan fotografer utk ada di dekat lintasan. Ini event dunia, yg ketentuannya ketat Sementara pelatih Zohri, Erwin maspaitela yg mrpk satu2nya anggota tim yg boleh palingvdekat dgn zohri di saat itu berada di posisi garis start krn ditugasi oleh head coach Eni Sumartoyo utk merekam gerakan Zohri saat keluar dari garis start untuk evaluasi persiapan Asian Games. Jadi, ketika dlm 10 detik zohri masuk finish, Erwin segera berlari ke arah finish..tentu di luar lintasan (dan tdk secepat Lalu Zohri😉😅) dan segera mengambil bendera yg dipegang Kikin. jd butuh waktu sepersekian detik utk mengambil bendera dan menyerahkannya ke Zohri. Bahkan, Erwin kalah cepat saat zohri diajak berfoto bersama sprinter AS, meski Erwin sdh di dekat Zohri….barulah setelah berfoto bersama bendera merah putih diserahkan ke Zohri dan dipakainya saat diwwc official broadcast IAAF. Jd tdk benar kalau itu bendera dari negara lain yg dipinjamkan ke Zohri, Itu bendera yg sdh disiapkan dri Jakarta utk menyambut Indonesia Juara!😊#athletics #roadtoasiangames2018

A post shared by Pasi Pusat (@pasipusat) on

Hal tersebut dibantah oleh pihak Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) melalui akun Instagram resminya. Mereka menjawab tuduhan tak berdasar dari para netizen yang mempertanyakan bendera negara mana yang ada di pundak Zohri.

2. Sepatu Zohri

Entah apa yang diinginkan oleh si pembuat hoax, namun konyol rasanya sengaja mencari topik terkait sepatu yang dikenakan Zohri saat memenangi kompetisi lari di Finlandia itu. Menurut si pembuat hoax, kondisi Zohri menyedihkan karena berlari tanpa memakai kaos kaki.

Mungkin si pembuat hoax ingin mendramatisir kisah hidup Zohri yang terbilang kurang mampu secara finansial (ucnews.id)

Padahal, sepatu yang dipakai Zohri justru berharga mahal dan memang diperuntukkan untuk lari. Ia pun tak perlu memakai kaos kaki panjang-panjang layaknya pemain bola, karena sudah ada standarnya sendiri. Kalau mau mengeceknya, pelari lain juga terlihat memakai jenis sepatu yang tak jauh berbeda kok dengan Zohri.

3. Zohri tak didukung oleh supporter?

Masih terkait dengan foto foax di poin nomor dua, disebutkan bahwa Zohri tidak mendapat dukungan siapapun saat berlaga. Padahal, sudah menjadi standar negara jika semua atlet Indonesia yang bertanding ke luar negeri akan mendapatkan pendampingan. Zohri bahkan juga mendapat fasilitas bantuan penerjemah bahasa untuk mengatasi kendala berkomunikasi.

"DIA TIDAK SENDIRI"Seneng ternyata ada juga supporter Indonesia yang ikut menyemangati disana, dan pastinya terharu…

Posted by Ratih Suzanna on Friday, 13 July 2018

Mahasiswa Indonesia yang bersekolah di Finlandia pun turut hadir untuk mendukung Zohri. Namun sebenarnya merupakan hal yang wajar jika suporter yang datang tidak banyak, karena Zohri bertanding di negara yang jauh dari Indonesia. Biaya yang harus dikeluarkan untuk mengurus akomodasi dari Indonesia ke Finlandia tentu tidak sedikit, bukan?

Apapun berita yang beredar, yuk membiasakan diri untuk terlebih dahulu mencari tahu kebenarannya. Jangan keburu emosi dan ingin meluapkan kekesalan dengan jalan turut menyebarkan berita bohong yang ada. Setuju?

sumber : inovasee



loading...