1. Home
  2. /
  3. Tercengang
  4. /
  5. Kalau Sayang sih Seharusnya...

Kalau Sayang sih Seharusnya Segera Dipinang, Bukan Diacuhkan Kemudian Ditinggalkan


Perasaan sayang dan cinta yang tumbuh di hati terkadang menjadi alasan untuk kita ingin memiliki seseorang. Ada semacam dorongan untuk selalu membahagiakan, menjaga, dan membuatnya merasa nyaman. Apalagi bagi seorang laki-laki, wanita yang dicintai bagaikan emas permata yang harus selalu dijaga serta dikasihi sepenuh hati.

Ngaku sayang harusnya dipinang (cloudfront.net)

Tapi sayang, mengasihi dan mencintai saja tak akan cukup jika tak ada sedikitpun niat untuk memberinya kepastian. Memang sih, tak ada yang tau perihal jodoh atau takdir di masa depan. Namun dengan adanya kepastian, hati akan semakin yakin untuk berjuang dan bertahan untuk seseorang tersayang.

Ada banyak sekali macam-macam kepastian, salah satunya adalah tindakan nyata untuk meminang. Bukan hanya janji-janji manis yang diucapkan namun akhirnya justru berakhir tragis. Pun tak perlu memberinya gombalan-gombalan yang akhirnya justru menyesatkan, bahkan membawanya jauh dari kemuliaan hingga akhirnya ditinggalkan.

Janji tak akan berarti jika tak ada bukti

Sudah sangat wajar jika pria memberikan janji-janji kepada wanita. Janji setia, janji akan berjuang bersama, hingga janji menikahi. Romantis sih boleh saja, tapi percayalah semua itu tak akan ada artinya jika tidak dibuktikan. Hanya sebatas ucapan kosong yang nantinya hanya akan menyakiti.

Janji tak akan berarti jika tak ada bukti (cloudfront.net)

Buktikan semua janji dengan meminang dan dilanjutkan dengan akad. Bukan malah diacuhkan kemudian ditinggal pergi begitu saja. Ingatlah, jangan berjanji jika memang tidak ada niat untuk menepati.

Mencintai itu tak mudah

Rasa cinta memang begitu mudah muncul dalam hati, bahkan beberapa detik setelah pertemuan pertama pun perasaan cinta bisa muncul. Tapi mencintai tak semudah yang kamu pikirkan, tidak semudah mengucap “I Love You” atau “Aku mencintaimu”. Ada tanggung jawab yang harus diemban jika kamu mencintai seseorang dan membuatnya jatuh cinta padamu.

Mencintai itu tak mudah (hellogiggles.com)

Berani mencintai seseorang maka kamu juga harus berani mencintainya. Berhasil membuat nyaman namun akhirnya ditinggalkan? Sungguh, itu sangat kejam. Jika memang belum ada niat untuk menikahi, maka tak perlu membuat orang lain berharap dan merasa nyaman.

Hati wanita itu lembut, jangan sakiti dengan janji palsu apalagi khayalan tentang pernikahan padahal kamu tak ada niat untuk kesana

Sudah banyak kasus dimana wanita merasa tersakiti karena janji manis yang tak kunjung dibuktikan. Bahkan tak sedikit yang akhirnya ditinggalkan begitu saja tanpa ada alasan. Tentu hal tersebut sangat menyakitkan, apalagi hati wanita itu lembut dan rapuh. Tak seperti pria yang mengutamakan logika sehingga tak mudah diruntuhkan perasaannya. Jangan sakiti wanita dengan janji-janji yang tak bisa ditepati.

Hati wanita itu lembut (herworld.co.id)

Bukan hanya janji manis, khayalan indah tentang kehidupan masa depan dan pernikahan juga bisa menyakiti jika akhirnya tak bisa diwujudkan. Jangan ajak dia membayangkan semua itu jika kamu tak ada niat untuk menikahi. Lebih baik khayalan semacam itu dilakukan jika sudah menikah atau mendekati hari pernikahan.

Kalau kamu bilang sayang padanya, mencintainya, maka buktikan semua ucapan tersebut dengan akad. Buktikan kalau kamu memang pria sejati yang bisa dipegang janji dan ucapannya. Bukan malah mengacuhkan dan kemudian meninggalkannya dengan setumpuk harapan yang tak mungkin diwujudkan.

sumber : inovasee



loading...