1. Home
  2. /
  3. Tercengang
  4. /
  5. Jadi Korban Teror di...

Jadi Korban Teror di Mapolda Riau, Gini nih 5 Fakta Keseharian Ipda Auzar, Asuh 500 Anak Yatim


Kaaget.Com – Ipda Auzar menambah daftar panjang anggota polisi yang gugur saat melawan pelaku bom bunuh diri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ipda Auzar meninggal saat Mapolda Riau diserang sekelompok teroris pada Rabu (16/5/2018) sekitar pukul 09.00.

KAOS ANAK MURAH✨BARU✨-Kaos-Anak-BumbleBee-Kids

noscript”});

Ia ditabrak mobil dari terduga teroris saat berjaga di gerbang.

Kepergian Ipda Auzar tentu meninggalkan duka mendalam. Terlebih lagi, semasa hidupnya, ia dikenal dengan berkepribadian baik. Ya, hal ini sebagaimana diterangkan dalam 5 Fakta Keseharian Ipda Auzar yang dihimpun dari Kaaget.Com.

1.Memiliki jiwa sosial tinggi
via: brilio.net

Anggota polisi berusia 55 tahun ini semasa hidupnya sangat peduli dengan lingkungan sosialnya, sebagaimana diungkapkan tetangganya, Erwin (42).

“Almarhum adalah tetangga yang luar biasa, jiwa sosialnya tinggi untuk kegiatan masyarakat. Terutama kegiatan di tiga masjid yang ada di sekitar tempat tinggalnya ini,” kata tetangga yang tinggal di depan rumah almarhum.

2.Kerja naik sepeda ontel
via: brilio.net

Meski menjalani profesi sebagai aparat negara, Ipda Auzar tak langsung meninggikan diri. Ia tetap menjadi sosok yang sederhana. Bahkan saat berangkat kerja, ia hanya menunggangi kendaraan sederhana berupa sepeda.

3.Ustaz di internal polisi
via: brilio.net

Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Rudi Syarifudin menuturkan bahwa di Mapolda Riau, Ipda Auzar digelari sebagai ustaz karena sering memberikan tausiah di lingkungan internal polisi.

“Sebelum kejadian, beliau juga sempat memberikan pengarahan jadwal tausiah dan kegiatan Ramadhan di lingkungan masjid Polda Riau,” tuturnya.

4.Punya pesantren dan panti asuhan
via: brilio.net

Tidak hanya mendedikasikan diri kepada negara, namun juga pada orang kurang beruntung. Ya, anggota polisi yang sudah bergelar haji ini mendirikan yayasan anak yatim piatu dan pesantren. Sedikitnya 500 anak yatim piatu yang tertampung di panti asuhan miliknya.

5.Rajin shalat dhuha
via: brilio.net

Ipda Auzar dikenal religius dan rajin beribadah. Bahkan sebelum meninggal ditabrak mobil pelaku teror bom, Ipda Auzar sempat melaksanakan salat dhuha di Masjid Polda Riau lantai 2.

Criteo.DisplayAd({ “zoneid”: 432786, “containerid”: “crt-432786”});

sumber : palingseru



loading...