1. Home
  2. /
  3. Tercengang
  4. /
  5. Instagenic Alert, Empat Jembatan...

Instagenic Alert, Empat Jembatan dengan Gaya Arsitektur Post-Modern


Karena 71% wilayah bumi terdiri dari air, tak heran jika terdapat banyak jembatan yang menghubungkan satu tempat ke tempat yang lainnya. Meskipun kebanyakan memiliki desain yang biasa, namun Teman Traveler dapat menemukan desain jembatan dengan konsep arsitektur post-modern. Tidak biasa, ternyata ada banyak jembatan unik dengan bentuk yang lebih bervariasi namun tetap fungsional. Seperti empat jembatan instagenic ini.

Fan Bridge, London, Inggris

Instagenic Alert, Empat Jembatan dengan Gaya Arsitektur Post-Modern
Fan Bridges via meteoweb.eu

Jembatan Fan diresmikan pada tahun 2014, di Paddington Basin, London. Bangunan dengan bentuk unik ini hanya beroperasi Rabu dan Jumat pada siang hari, kemudian Sabtu jam 2 siang. Bentuknya sangat artistik, namun tidak meninggalan fungsi aslinya sebagai jembatan. Menggunakan struktur hidraulik, Fan Bridge dirancang oleh Knight Architects, dengan memposisikan lima balok baja sepanjang 20 meter di atas air. Bentuknya mirip dan terinspirasi dari kipas tradisional Jepang.

Rolling Bridge, London, Inggris

Instagenic Alert, Empat Jembatan dengan Gaya Arsitektur Post-Modern
Rolling Bridge via hiveminer.com

The Rolling Bridge dirancang pada tahun 2004 oleh Heatherwick Studio dan dipasang di Paddington, Inggris. Jembatan instagenic ini memiliki panjang dua belas meter dan terbuat dari delapan bentuk segitiga, yang melengkung dan tergabung satu sama lain. Rolling Bridge merupakan jembatan dengan mekanisme buka dan tutup agar kapal tetap bisa melewati kanal tersebut. Sejak pembukaan resminya pada September 2004, Rolling Bridge telah memenangkan Structural Steel Award dan Emerging Architecture Award.

Helix Bridge, Singapore

Instagenic Alert, Empat Jembatan dengan Gaya Arsitektur Post-Modern
Helix Bridge via jalanjajansingapura.com

Jembatan berada di atas Sungai Singapura dan menyambungkan Marina Centre dengan Marina Bay. Desainnya menyerupai bentuk jaringan DNA yang memiliki panjang mencapai 280 meter. Pada malam hari, arsitektur futuristik ini dihiasi dengan serangkaian lampu yang memberikan visual khusus. Ditengah tengahnya terdapat empat platform yang agak menjorok keluar dari jembatannya. Spot ini menjadi tempat foto yang menarik dengan latar belakang Marina Bay Sands hotel dan Art Museum.

Lucky Knot Bridge, Tiongkok

Instagenic Alert, Empat Jembatan dengan Gaya Arsitektur Post-Modern
Lucky Knot Bridge via lonelyplanet.com

jembatan instagenic lainnya ada di Tiongkok. Lucky Knot membentang di atas jalan raya dan Sungai Dragon King Harbor. Ketinggiannya mencapai 78 meter di atas sungai sehingga perahu tetap dapat melakukan perjalanan melintasi sungai ini. Jembatan sepanjang 600 kaki ini merupakan tiga jembatan yang digabung menjadi satu. Untuk dapat mengakses jembatan ini, pejalan kaki dapat mengaksesnya dari delapan pintu. Dalam kepercayaan masyarakat Tiongkok kuno, simpulnya menggambarkan keberuntungan dan kemakmuran. Warna merah sendiri juga melambangkan kebahagiaan.

Jika dulu bentuk jembatan hanya memiliki bentukan lurus dan beberapa ornamen tambahan, sekarang desainnya semakin beragam. Seperti empat jembatan yang telah disebutkan di atas. Selain unik, desain jembatannya semakin menarik untuk menjadi latar belakang foto. Pernah mengunjungi salah satunya?

sumber: travelingyuk



loading...