1. Home
  2. /
  3. Terpana, Terpukau
  4. /
  5. Ingin Mendapatkan Foto Keren...

Ingin Mendapatkan Foto Keren Saat Malam Hari? 6 Teknik Ini Wajib Kamu Ketahui!


Dalam kondisi minim cahaya, mengambil foto yang keren di malam hari mempunyai tantangan tersendiri. Nggak cukup kalau kamu hanya mengandalkan flash saja untuk menghasilkan foto yang menarik. Ada beberapa teknik yang perlu kamu ketahui sebelum memulai perburuan.

Apa saja itu?

1. Pertahankan kestabilan kamera

via Instructables

Semakin sedikit cahaya yang masuk maka shutter speeds akan semakin lambat. Semakin lambat shutter speeds maka dapat menyebabkan kamera rentan goyang. Oleh karena itu tripod merupakan salah satu barang yang wajib dibawa ketika berburu foto di malam hari. Kalau bisa sih kamu pakai remote atau timer karena kontak dengan tangan sedikit saja takutnya bisa bikin blur, meski nggak parah.

2. Low ISO bukan hal yang buruk

via Andi Campbell-Jones; ISO 100, f/9, 3-second exposure

Nggak salah emang kalau pakai high ISO untuk mengambil gambar di malam hari, namun hal tersebut dapat berbanding lurus dengan noise yang dihasilkan. Pengecualian di beberapa kamera high-end yang bisa mendapatkan foto tanpa noise meski menggunakan ISO 3200 ke atas. Namun tidak semua orang memiliki kamera jenis ini, kan? Dan juga hanya karena pengaturan ISO di kameramu bisa mencapai 25.000, bukan berarti kamu harus pakai setinggi itu kan?

Oleh karena itu, coba pelajari batas ISO dari kameramu dengan mengambil beberapa gambar dengan pengaturan ISO yang berbeda-beda dan lihat perbedaannya. Misalnya aja nih, kalau di ISO 1600 masih kurang stabil, coba turunkan lagi. Biasanya sih untuk fotografi malam hari pakai ISO 100, tapi ISO 400, 800, atau 1600 juga bisa, kok.

3. Bracket Exposure

via digital-photo-secrets.com

Apa itu bracket exposure? Teknik ini melibatkan pengambilan beberapa foto pada pengaturan exposure yang berbeda-beda. Tiap gambar yang kamu ambil akan lebih terang atau lebih gelap secara bertahap dan kamu bisa menemukan hasil yang kamu inginkan dari sekian banyak percobaan tersebut.

Selain itu dengan menggunakan bracket exposure, kamu juga bisa menghasilkan foto High Dynamic Range (HDR) dengan mengkombinasikan beberapa gambar di aplikasi foto editor. Teknik ini bisa membuat detail pada gambar yang tidak bisa kamu dapatkan dari kamera biasa.

– Advertisement –

Editor’s Pick

  • Dipercaya Banyak Orang, Ternyata 9 Pandangan Tentang Gadget Ini Cuma Mitos
  • Sebelum Nantinya Menyesal, 5 Hal Ini Harus Kamu Lakukan Sebelum Umur 25
  • Hidup Cuma Sekali, Jangan Sampai Kita Menyesal Karena Lupa 7 Kenyataan Hidup Yang Sering Terlupakan Ini
  • Mau Liburan Tapi Malas Menghadapi Kemacetan? Yuk, Intip Ide Staycation Keren Ini
  • Punya Masalah Perut Buncit? Atasi dengan 5 Buah Ini, Yuk!

Untuk melakukan ini kamu bisa mencobanya secara manual atau otomatis. Kalau ingin manual bracket, set kamera ke Aperture Priority atau Speed Priority. Ambil satu foto biasa, kemudian gunakan tombol Exposure Compensation pada gambar selanjutnya untuk mengatur exposure. Sedangkan untuk auto bracket bisa kamu lakukan melalui fungsi Automatic Bracketing yang biasanya ada di Shooting Menu kameramu.

4. Gunakan mode Aperture Priority untuk obyek statis

via instagram.com/kennpain

Kalau kamu masih belum begitu mahir memainkan Mode Manual, kamu bisa gunakan mode Aperture Priority untuk mengambil gambar di malam hari. Mode ini memungkinkan kita untuk memilih aperture yang kita inginkan dan kamera akan secara otomatis memilih shutter speed yang sesuai.

Mengapa Aperture Priority? Soalnya ini adalah cara tercepat untuk mengambil gambar di malam hari. Tinggal set kamera pada mode ini dan pasang wide aperture, maka langkah selanjutnya tinggal tekan tombol shutter aja. Namun mode ini hanya efektif selama obyek yang kamu foto itu statis atau diam seperti bangunan atau lansekap.

Hanya saja karena kamu nggak bisa mengubah shutter speed secara manual, maka kita juga nggak bisa tahu secara langsung apakah obyek bergerak seperti mobil atau orang jalan di dalam foto itu blur atau tidak. Kalau kamu ingin punya kendali lebih, ya mau nggak mau harus pindah ke mode Speed Priority atau mode Manual.

5. Mainkan shutter speed

via instagram.com/lower.east.side_

Untuk menghasilkan gambar yang menarik pada obyek dinamis atau bergerak, yang perlu kamu lakukan adalah menggunakan Shutter Priority. Pilih shutter speed yang kamu inginkan dan kamera akan secara otomatis menentukan aperturenya. Yah, kebalikannya dari poin sebelumnya, lah.

Mode ini bisa membuatmu menghasilkan gambar cahaya seperti jejak kilatan cahaya milik The Flash di malam hari. Untuk mengambil jejak seperti ini, kamu bisa mengaturnya dari 1/30 menjadi 30 detik. Ingat, semakin lambat shutter speed, maka jejak cahaya yang dihasilkan akan semakin panjang.

Terkadang kamu nggak perlu menggunakan aperture terlebar untuk menghasilkan long exposure karena kombinasi dari shutter speeds yang lambat dan aperture yang lebar dapat mengganggu hasil gambar.

Oh iya, mode ini juga bisa digunakan untuk mengambil gambar langit di malam hari, lho. Biasanya sih exposurenya antara 10 sampai 30 detik. Karena bintang itu bergerak melintasi langit, kalau kamu cukup lama biasanya bakal dapat jejak bintang seperti gambar ini.

via unsplash.com/@samuele_piccarini

BTW, hasil gambar seperti ini juga bisa dihasilkan lewat mode Bulb, lho.

6. Eksperimen dengan Bulb Mode

via instagram.com/tiarnancolgan

Kalau kamu merasa 30 detik pada shutter speed kurang lama, maka kamu bisa menggunakan mode ini untuk menghasilkan exposure selama yang kamu inginkan. Dengan menggunakan fungsi Bulb, shutter akan tetap terbuka selama kamu menekan tombol. Untuk menggunakan mode ini, kamu harus terbiasa dengan mode manual biar lebih nyaman.

Karena shutter terbuka lebih dari 30 detik, mending kamu milih f-stop sebesar f/8, f/11, atau bahkan f/22. Kalau kamu ingin waktu exposure yang super lama, gunakan ISO serendah mungkin untuk kameramu supaya tidak mengganggu hasil jepretanmu.

Nah, itu dia 6 teknik yang bisa kamu coba kalau ingin berburu foto pada malam hari. Intinya selalu lakukan test photo, ambil banyak gambar dari berbagai sudut dan pengaturan, setelah itu kamu akan menemukan sudut dan pengaturan yang pas untuk mendapatkan gambar yang kamu inginkan.

Punya tips lain yang belum disebutkan di artikel ini? Jangan malu-malu, tuliskan aja di kolom komentar supaya pembaca yang lain juga tahu.

– Advertisement –


sumber: selipan



loading...