1. Home
  2. /
  3. Tercengang
  4. /
  5. Gak Biasa Banget! Pesta...

Gak Biasa Banget! Pesta Pernikahan ini Diadakan di Pom Bensin, Ternyata Ini Alasannya sampai Pesta di Situ!


Palingseru.com – Setelah dihebohkan dengan pesta pernikahan yang digelar di kuburan, masyarakat baru-baru ini kembali dihebohkan dengan lokasi penyelenggara pernikahan yang juga tidak biasa. Yaitu di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Seperti biasa, pesta pernikahan ini menjadi sorotan dan fotonya menjadi viral di media sosial.

noscript”});

Akun Instagram Mbah Kung adalah akun yang pertama kali membagikan foto pernikahan di SPBU tersebut.

Dari foto yang diunggah, terlihat panggung pernikahan mengisi penuh area SPBU, termasuk jalur masuk dan jalur keluar.

Sementara di pom pengisian bensinnya, menjadi tempat penyimpanan pengeras suara.

via: tribunnews.com

Mengenai lokasi pesta pernikahan, warganet pun banyak dibuat bingung dan penasaran. Betapa tidak, mengingat SPBU Pertamina merupakan perusahaan milik negara.

Namun, dilansir TribunLampung.com, area SPBU yang dijadikan lokasi resepsi pernikahan itu bukanlah milik Pertamina, melainkan milik perusahaan swasta atau Agen Premium Minyak Solar (APMS) yang berada di wilayah Kalimantan Selatan, tepatnya di Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin.

Meski demikian, menjadikan lokasi SPBU sebagai tempat resepsi pernikahan tetap tidak dibenarkan, dan belakangan pihak Pertamina telah memberikan sanksi.

Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Manager Komunikasi dan CSR Regional Kalimantan PT Pertamina (Persero), Yudi Nugraha.

Yudi mengungkapkan, dalam menjalankan operasional lembaga penyaluran BBM/APMS, Pertamina memiliki standar keamanan dalam kontrak kerja sama antara Pertamina dan mitra usaha.

“Kontrak kerja sama harus dipatuhi oleh Pertamina dan mitra usaha tersebut guna menghindari hal-hal yang dapat merugikan kedua belah pihak maupun masyarakat sekitar lokasi lembaga penyalur,” katanya.

Dalam hal ini, lanjut Yudi, perusahaan pengelola APMS dianggap telah lalai, dan akan diberikan sanksi yang berlaku.

“(Perusahaan) kami nyatakan lalai dalam memenuhi komitmen safety (perlindungan) yang tertuang dalam kontrak kerja sama sehingga akan dijatuhkan sanksi,” ujar Yudi.

“Sanksi berupa pemberhentian pasokan BBM selama satu bulan sebagai upaya untuk memberikan pembinaan khususnya dalam penegakan aspek keselamatan dalam operasional,” tambahnya.

Baca Juga : KELWAWT CANGGIH! Ini dia Dua Kapal Perang siluman anti radar buatan Indonesia, Kamu mau lihat seperti apa

https://click.advertnative.com/loading/?handle=786

sumber : palingseru



loading...