1. Home
  2. /
  3. Terpana
  4. /
  5. Cara Terbaik Memberi Tahu...

Cara Terbaik Memberi Tahu Calon Perusahaan Kalau Sebelumnya Kamu Resign Karena Bos Killer! |



Alasan mundur dari pekerjaan lama bisa bermacam-macam. Mulai dari tidak sesuainya gaji, kultur perusahaan, bahkan pemimpin bisa jadi alasan. Kali ini hal yang kita bahas adalah bagaimana caranya memberi tahu calon perusahaan baru bahwa kamu keluar akibat bosmu di perusahaan sebelumnya cukup killer, sehingga kamu tidak nyaman sama sekali kerja di sana. Lalu bagaimana cara paling baik untuk mengatakan hal tersebut? Kepo saja!

www.businessinsider.sg

Situs Business Insider melaporkan bahwa satu hal yang pasti tidak boleh dilakukan adalah kamu tidak boleh menjelekkan bos kamu sebelumnya. Mengapa? Karena itu bisa memicu calon perusahaan barumu untuk mencari tahu sisi lain dari cerita menjelekkan bos kamu itu. Jadi, jawaban yang perlu kamu pakai haruslah cukup diplomatis ketika kamu ditanya mengapa kamu keluar dari perusahaan lamamu.

Baca Juga : Nggak Bikin Cantik, Tapi Detail Lipstik Ini Bukti Kreatifnya si Makeup Artist

www.businessinsider.sg

Lantas, kira-kira apa yang ada di benak calon perusahaan barumu ketika kamu menjelekkan bos lama? Yang ada di pikiran mereka biasanya ada dua kemungkinan yaitu bisa jadi bosmu cukup killer karena kinerjamu sana kurang maksimal atau kemungkinan kedua bisa jadi kamu kurang bisa berkomunikasi dengan rekan kerjamu sehingga bosmu menjadi killer bagi kamu.

www.wellandgood.com

Terus, solusinya harus jawab seperti apa untuk menghadapi pertanyaan semacam ini? Kamu bisa menggunakan jawaban seperti kamu ingin mencari tantangan baru sehingga kamu memutuskan keluar dari perusahaan lama. Bisa juga kamu perlu studi lanjut, sehingga kamu mau tidak mau harus keluar dari perusahaan lama untuk pengembangan diri.

Alasan keluarga juga bisa jadi alasan untuk keluar dari perusahaan lama. Bisa juga kamu memutuskan keluar karena jarak rumah ke kantor yang cukup jauh sehingga kamu merasa tenaga yang habis kebanyakan di jalan. Dampaknya kamu merasa tidak produktif bagi perusahaan.

Intinya, berusahalah untuk menjauhkan pikiranmu tentang menjelekkan mantan bosmu yang killer itu. Kamu bisa juga mengatakan sisi positif dari mantan bosmu. Contohnya, daripada kamu ngomong mantan bosmu killer sehingga kamu tidak betah di perusahaan itu, lebih baik kamu ngomong saja kamu merasa termotivasi karena mantan bosmu adalah orang yang sangat disiplin (bahasa halus dari kata “killer”) sehingga itu memotivasi kamu untuk menjadi lebih baik lagi dengan keluar dari perusahaan dan mencari tantangan baru.  

sumber: YUKEPO



loading...