1. Home
  2. /
  3. Terpukau
  4. /
  5. Cara #MerdekaDari Kenangan Mantan...

Cara #MerdekaDari Kenangan Mantan adalah Mengingat dan Merayakan Kenangannya, Kok Gitu Sih?


Sebagian besar orang pasti berusaha membuang jauh-jauh ingatan tentang mantan atau menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan agar bisa lebih cepat #MerdekaDari kenangan mantan. Padahal, cara ini sebenarnya enggak efektif-efektif banget, lho, Kawan Muda.

Tahu enggak sih, mencoba membuang jauh-jauh hal yang berbau mantan hanya membuatmu melupakannya sementara waktu saja!

KAOS ANAK MURAH✨BARU✨-Kaos-Anak-BumbleBee-Kids

Menurut Sandra Langeslag, peneliti dari University of Missouri, pengalihan atau distraksi memang bisa mempercepat proses pemulihan patah hati setelah putus dari mantan. Namun hal ini ternyata enggak bertahan lama. Lama-kelamaan kamu akan terjerat kembali dengan segala ingatan tentang mantan.

Itulah sebabnya, mengingat hal-hal baik sekaligus hal-hal buruk yang pernah terjadi saat kamu bersamanya bisa membuatmu lebih cepat #MerdekaDari kenangan mantan.

Psikolog Anna Surti Ariani bahkan mengajak mereka yang masih susah move on untuk meluangkan waktu khusus agar bisa mengingat mantan—untuk kemudian mengikhlaskannya sebagai bagian dari masa lalu.

Mungkin kedengarannya aneh, ya, mau ngelupain kok malah mengingat-ingat sih? Namun siapa sangka, peneliti telah membuktikan bahwa cara terbaik untuk #MerdekaDari kenangan mantan bukanlah berlari menjauh, tapi merangkul kenangan dan menelaah kenapa kamu harus melupakannya perlahan.

Nah, Kawan Muda telah menyiapkan beberapa tahapan khusus yang bisa kamu terapkan sebagai usaha untuk #MerdekaDari kenangan mantan. Simak ya…

Strategi #1: Tentu banyak sekali kenangan indahmu bersama mantan. Namun, sudahkah kamu memikirkan kembali kenangan buruk yang selama ini mungkin belum kamu sadari?

Teringat sikap baik mantan boleh, tapi jangan lupa hal-hal negatif tentangnya | via: rd.com

Ketika menjalin hubungan dengannya, kamu mungkin menjadi buta sehingga tak menyadari kesalahan yang dilakukan mantan.

Misalnya saja dia suka mengucap kata kasar, suka enggak konsisten dengan ucapannya, atau bahkan sering melakukan kesalahan sepele berulang kali misalnya saja membatalkan janji denganmu seenaknya, meminta bantuanmu dengan poksa, atau sering telat kalau diajak ketemuan (dan enggak mau disalahkan lagi!).

Kesannya sepele bukan? Namun, ini kan membuka pikiranmu bahwa di balik kenangan indah, ada juga hal-hal yang enggak patut diperjuangkan dari mantanmu.


BACA JUGA:

  • Mantan Masih Satu Circle? Gini Caranya Biar Kamu Nggak Gampang Baper!
  • STOP baper ke mantan! 5 hal ini wajib kamu lakukan biar jadi mantan profesional!
  • 10 lagu yang cocok kamu dengerin pasca putus biar cepat ikhlasin kepergian mantan!

Strategi #2: Setelah memikirkan perbuatan mantan yang menyebalkan, sekarang saatnya mencari tahu apa sih yang membuatmu masih merindukannya?

Jangan lari dari kenangan tentang mantan agar kamu enggak penasaran | via: keepspace.com.au

Kamu sudah tahu ada hal-hal dari mantan yang membuatmu enggak perlu lagi mempertahankannya. Lucunya, kok masih kepikiran saja, sih? Ah, mungkin kamu hanya kepikiran sesaat saja. Pernah kan kamu tiba-tiba kepikiran gebetan atau teman yang sudah lama enggak bertemu?

Apa yang kamu lakukan kalau tiba-tiba kepikiran teman atau gebetan yang sudah lama enggak bertemu? Kita Muda yakin kamu bakalan kepo mereka di media sosial, kalau enggak ya iseng tanya ke teman lain yang kebetulan dekat.

Kemungkinan besar, rasa rindu yang kamu rasakan ke mantan itu bukanlah rindu karena ada rasa yang tertinggal, tapi rindu penasaran saja karena sudah lama tak berjumpa. Solusinya? Ya, kepoin saja media sosialnya, jangan malah lari dari segala hal tentangnya dengan anggapan biar cepat lupa!

Lari akan membuatmu semakin penasaran. Ketika rasa penasaran itu sudah kamu atasi (salah satunya melalui kepo tadi atau cobalah flashback kembali perjalanan cintamu dengannya), yakin deh kamu enggak akan kepikiran lagi.

Strategi #3: Buatlah daftar perbandingan, hal-hal manis yang kamu lalui dengan mantan dan hari-hari kelam saat kamu bersamanya.

Membuat daftar perbandikan sikap baik dan buruk agar kamu tetap rasional | via: surveysampling.com

Ketika membuat daftar perbandingan sikap mantan, cobalah untuk menulisnya secara objektif (meskipun mungkin sulit untuk melakukannya). Jangan ragu untuk meminta bantuan teman terdekat, tanyakan apa saja sih perubahan positif dan negatif yang terjadi padamu saat menjalin hubungan dengan si mantan.

Setelah mendapatkan perbandingannya, simpan dan resapi daftar itu baik-baik dari kedua sisi. Ketika kenangan tentangnya mendadak muncul, cobalah untuk melihat daftar hal-hal buruk yang telah dilakukannya padamu.

Dengan begitu, kamu akan mendapatkan alasan realistis kenapa harus move on. Meskipun banyak kenangan indah, tapi hal-hal negatif yang muncul saat kamu bersamanya juga enggak mungkin dipertahankan, ‘kan?

Ingat juga bahwa hubungan kalian berakhir tentu ada alasannya, ‘kan? Jika kamu balikan, kemungkinan besar akan terjadi kesalahan dan kenyataan pahit yang serupa. Apa kamu siap menghadapinya?

Jika tidak, yuk mulai terima kenyataan bahwa mantan hanyalah secuil kenangan indah dari kisah hidupmu. Mungkin dia memang mantan terindah, tapi sekarang dia hanya masa lalu dan kamu harus menatap ke depan. Masih banyak hal lain yang lebih menarik untuk dipikirkan dan dilakukan, ketimbang berkhayal hal-hal yang tidak-tidak tentang mantan.

***

#MerdekaDari kenangan mantan memang tidak mudah, tapi memilih lari dari kenyataan tentangnya (menyepi, murung, atau menutup mata pada segala hal yang berhubungan dengan mantan) malah membuat bayangan mantan terus bergentayangan.

Kenanglah mantan agar bisa mengikhlaskannya. Namun, jangan fokus pada hal positif saja. Kenanglah juga momen-momen terburuk yang kamu alami dan ingatlah bahwa mantan hanyalah serpihan kecil dari masa lalumu.

sumber : kitamuda



loading...