1. Home
  2. /
  3. Terpukau
  4. /
  5. Bawa Motor Jangan Egois,...

Bawa Motor Jangan Egois, Yuk Pahami Fungsi Trotoar Biar Enggak Membahayakan Pejalan Kaki!


Pengguna jalan tak hanya mereka yang membawa kendaraan bermotor saja. Pejalan kaki pun termasuk ke dalamnya. Hanya saja mereka sudah diberi ruang atau fasilitas sendiri berupa trotoar, tempat penyebarangan, dan fasilitas lainnya.

Namun sayang, nasib pejalan kaki di Indonesia tampaknya tidak sebaik pejalan kaki di negara-negara lain. Bagaimana tidak, trotoar yang notabene dibuat untuk pejalan kaki sering disalahgunakan oleh pengendara motor.

Jangankan trotoar, di ibu kota, jembatan penyebrangan orang (JPO) pun dilintasi oleh kendaraan bermotor! Tak heran jika sebuah penelitian mengungkapkan bahwa Jakarta adalah kota yang tak ramah pejalan kaki. Salah satu faktor penyebabnya adalah banyaknya motor yang melintas di atas trotoar.

Jakarta menjadi kota yang tak ramah pejalan kaki

Kemarin, beredar video yang menunjukkan peyalahgunaan hak pejalan kaki oleh pengendara motor. Video yang diunggah oleh Koalisi Pejalan Kaki tersebut menunjukkan seorang lelaki yang berusaha menegur ibu-ibu pengendara motor yang nekat naik trotoar.

Sayang, bukannya menerima teguran tersebut, ibu pengendara motor yang juga driver ojek online tersebut malah geram. Keduanya sempat beradu argumen dan si ibu pengendara motor tiba-tiba memukul si pejalan kaki yang menegurnya dengan helm.

Tak hanya sekali terjadi, ke mana hak pejalan kaki?

Pejalan kaki sering dirampas haknya, trotoar sudah jadi bagian jalan raya saat macet | via: asn.id

Sekali lagi, perampasan hak pejalan kaki oleh pengendara motor bukanlah hal yang baru. Kasus pemukulan pejalan kaki oleh pengendara motor di kawasan Jatiwaringin kemarin seolah menjadi tamparan keras agar kita, sesama pengguna jalan, menghargai hak pengguna jalan lainnya (baik itu para pengguna kendaraan bermotor maupun pejalan kaki).

Salah satu cara yang bisa dilakukan agar kita bisa menghargai hak sesama pengguna jalan adalah dengan mengetahui peraturan pengguna jalan yang paling mendasar. Seperti yang tertuang dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 131 yang menyatakan bahwa pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung berupa trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lain.

Sudah ada aturan dan sanksi, tapi masyarakat masih kurang edukasi | via: kompas.com

Seperti yang dikutip dari Kompas.com, peraturan lain mengenai trotoar juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 34 tahun 2006 pasal 34 ayat 4 yang menyebutkan bahwa trotoar hanya diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki.

Nah, sebagai pejalan kaki, dengan adanya peraturan tersebut kamu juga memiliki kewajiban untuk menggunakan bagian jalan yang diperuntukkan bagi pejalan kaki atau jalan yang paling tepi, dan menyeberang di tempat yang telah ditentukan.

Ini bertujuan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan lain, yaitu pengendara kendaraan bermotor, dan menjaga kelancaran lalu lintas.

Sanksi pelanggar trotoar bisa mendapat sanksi kurungan atau denda 

Sesama pengguna jalan harusnya tidak egois agar tak bahayakan pengguna jalan lain | via: detik.com

Karena banyaknya fenomena pengguna kendaraan bermotor yang naik ke trotoar, kita seakan dibutakan dengan kenyataan bahwa tindakan ini memiliki sanksi yang berat, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 275 ayat 1:

“setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas pejalan kaki dan alat pengaman pengguna jalan, dipidana dengan kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu…”

Meskipun tak ada petugas keamanan yang bersiap berjaga di trotoar untuk menilang pengguna jalan jalan yang melanggar, ada baiknya masing-masing pengguna jalan mengetahui hal tersebut. Ya, kita tidak boleh egois merampas hak orang lain meskipun itu dalam kondisi macet sekalipun.

Sejak turun ke jalan dengan kendaraan, kita harusnya sudah paham bahwa fungsi trotoar adalah untuk pejalan kaki dan kegiatan lain di luar itu adalah pelanggaran dan bentuk perampasan hak pejalan kaki.

Bagaimana Kawan Muda? Sudahkah kamu menjadi pengguna jalan yang baik? Jangan mentang-mentang belum pernah ditilang, kalian terus-terusan melanggar hak orang lain, ya. Yuk, sama-sama menghargai biar sama-sama selamat di jalan 😉

Sumber: Kompas.com ; AyoSelamat.org ; CNN Indonesia

sumber : kitamuda



loading...