1. Home
  2. /
  3. Terpukau
  4. /
  5. Ada Pocong Di Twitter!...

Ada Pocong Di Twitter! Kisah Pocong Ririn Yang Buat Kamu Merindinkkkk


Udah ada yang tau tentang cerita mistis Pocong Ririn ditwitter? Kali ini Degelan bakal ngerangkum kisah ‘aneh’ yang sempat jadi perbincangan di awal april 2018 lalu dari pemilik akun @arangga_aria ini.

Source: kumparan.com

Di awali dengan pengalaman pribadi Aria saat SMA, ia menjadi tour guide dipendakian gunung salak pada bulan februari 2008. Ia menjadi tour guide karena diberi pekerjaan menemani kaka kelasnya muncak, karena Aria butuh uang juga buat bisa ikut studi tour ke Jogja di sekolahnya saat itu dengan upah 500ribu untuk 4 hari 3 malam.  Dengan jumlah 9 orang termasuk Aria dan kakak kelasnya yang terdiri dari 4 cowo dan 3 cewe ini mereka ketemuan di Lido. Ia bertugas membawa bawaan logistik. Mereka sampai pukul 5 sore dan langsung buat tenda dan api unggun.

Di malam pertama, mereka bercengkrama seperti biasa, Aria yang berumur 17 tahun sedangkan yang lain berumur 23-25 tahun ini mulai memainkan suau permainan. Permainan botol memutar yang siapa aja ketunjuk kasih pertanyaan ke temannya dan dijawab dengan jujur. Saat putaran terakhir, botol mengarah ke arah Laras dan ia nanya ke Ririn tentang apa yang paling ia takutin. Kalian tau jawabannya apaan? Ririn bilang, dia takut kalau mati terus bakal jadi hantu penasaran dan nakut-nakutin kalian. Barengan Ririn ngomong gitu suasana jadi aneh 🙁 Mereka langsung istirahat ke tenda masing-masing.

Nah malam kedua mulai terjadi keanehan. Saat itu Ririn mencari mantel dan dibantu teman cewenya, tapi ga ada yang nemu. Ia mengaku kalo mantel itu mantel kesanyangan ayahnya ditambah ia memakainya tanpa izin. Mereka akhirnya istirahat kembali, saat yang lain tertidur Aria dan kakak kelasnya sedang ngobrol tiba-tiba melihat ada sesuatu yang berwarna putih yang melayang. Setelah dilihat seksama ternyata mantel Ririn. Tapi menurut kakak kelasnya, jangan diambil karena takutnya lagi dimainin sama jin. Hiiih. Akhirnya mereka cuma bisa ngeliat tanpa berani ngambil. Mantel itu melayang muterin tenda cewek lalu ilang entah kemana. Ga kebayang mereka yang ngeliat langsung gimana 🙁 Mereka memutuskan menjaga tenda secara bergantian, ga lama Ririn dan laras minta anter ke Aria buat buang air kecil ke sungai.  Saat diperjalanan pun tiba-tiba ada yang manggil, padahal yang lain pada tidur. Mereka ketemu sungai 5-10 meter dari tenda.  Tahu apa yang mereka liat? Mantel putih nongkrong di batu gede tepat tengah-tengah sungai, dan Aria mau gamau harus ngambilin.

Nah malam ketiga merupakan puncak keanehannya. Saat lagi ngelilingi api unggun sambal bercengkrama dan  ga kerasa udah jam 2 pagi, Ririn kedinginan dan ngambil mantel ditendanya. Tiba-tiba Ririn menjerit, dan sepertinya ia kesurupan. Seremnya lagi ia ga mau dipegangin dan malah loncat-loncat kayak pocong, padahal dia nangis dan minta dibukain mantelnya ke anak-anak, ajaibnya Ririn bisa loncat ke pohon satu ke pohon lainnya, dan lama-lama ia jadi merupai pocong beneran. Keadaan saat itu parah banget, cewe-cewe pada pingsan, komat-kamit doa dang a bisa mikir jernih! Api unggun langsung mati, senter ga ada yang nyala, Ririn masih nangis sejadi-jadinya minta tolong sambal dia loncat ilang loncat ilang. Akhirnya mereka berusaha beresin perlengkapan dengan keadaan gelap total dan turun gunung pukul 3 atau 4 pagi. Dan kalian tahu? Saat mereka turun pun mereka diikuti oleh pocong ririn dari belakang, dari pohon ke pohon sambal nangis dan bilang jangan ninggalin Ririn 🙁

Source: twitter.com/arangga_aria

Mereka nyampe ke suatu perkampungan, sinyal langsung ada dan hp Ririn berdering. Ayahnya nelepon dengan panik dan bilang jangan pake mantel ayahnya. Harusnya hari itu mereka pulang ke Jakarta, tapi mereka harus nungguin ayahnya Ririn datang. Fyi, saat ayahnya datang, dan yang lain pada pulang, ayahnya mengaku bahwa ia pemuja setan!. Mantel yang dipake Ririn itu merupakan jimat. Siapapun yang make mantel itu berubah jadi pocong. Nasib Ririn gimana? Ayahnya mengaku jika dalam seminggu Ririn ga bisa ditemukan, ia bakal mati :(. Ayahnya sampe bikin sayembara kalau ada yang bisa nangkep dan bukain mantelnya bakal dikasih upah. Mereka mencarinya dan naik gunung kembali, bikin tenda lagi dan Aria yang masih umur 17 tahun harus mau ga mau terlibat dengan kejadian diluar nalar aneh ini. Disana Aria malah liat hal aneh lain dan dibantu orang ‘pinter buat nutup mata batin Aria. Ia mendengar percakapan dari orang-orang tersebut kalau Ririn diusir ama ‘penjaga gunung’. Karena Ririn jadi pocong bukan dari proses mati, Ririn kayak hidup di dua alam.

Kalian tahu di mana Ririn ditemukan? Di beberapa kampung, orang-orang di sana sering ngedenger seseorang yang nangis dan minta tolong. Di malam ke tujuh sekitar pukul 11 malam, mereka menemukan Ririn nagis di genteng warga. Ada beberapa ustad aja yg nunggu di rumah itu, karna yg punya rumah tempat pocongnya ririn diem, pada ketakutan. Dan akhirnya dengan susah payah Ririn ketangkep sebelum adzan subuh. Pas dilepasin kainnya, kain tadi berubah jadi mantel. Ririn terlihat sangat lemas, nangis dengan keadaan telanjang, kotor dan bau busuk. Mantel tadi dibakar dan Ririn dibawa ke rumah sakit. Anehnya, saat mantelnya dibakar, Ririn langsung kepanasan, angin jadi kenceng, ada petir dan aneh-aneh.

Ga sampe itu aja, bahkan setelah Ririn sudah pulang ke Jakarta. Ia serlalu berubah jadi pocong saat malam tiba tanpa ia sadari. Ririn bisa benar-benar lepas dari kutukan ini setelah banyak melakukan pertolongan dari orang-orang ‘pintar’, akibatnya, katanya sih nyawa Ririn keambil separuh. Mantel ini ada karena ulah Ayahnya yang melakukan jalan pintas dalam bisnis pertambangannya. Dan kabarnya sekarang Ririn menetap di Australia.

Nah, itu rangkuman dari kisah pocong Ririn dari @arangga_aria. Kalian punya cerita yang serupa? Ceritain dibawah yak.

sumber : dagelan



loading...