1. Home
  2. /
  3. Tercengang
  4. /
  5. 4 Hal Ini Mustahil...

4 Hal Ini Mustahil Terjadi di Jakarta, Percaya Nggak?


Jakarta, Ibu Kota Indonesia ini memang selalu menjadi sorotan dibanding daerah-daerah lainnya. Mulai dari pemimpinnya, birokrasi, tatanan sosial masyarakat, ekonomi, hingga lingkungan. Jakarta menjadi salah satu kota yang paling ingin dikunjungi perantau untuk mengadu nasib, mencari pekerjaan atau sekadar menyelesaikan pendidikan. Tak heran jika setiap tahunnya jumlah penduduk kota megapolitan ini terus bertambah.

Jakarta itu lengkap, kita harus mengakui hal itu. Di sana kamu bahkan bisa melakukan apapun karena memang fasilitasnya yang jauh lebih unggul dibanding kota lain di daerah. Namun ternyata ada lho beberapa hal yang tidak bisa kamu temui di kota padat penduduk ini. Apa saja ya?

Bebas macet

KECUALI ketika penduduknya sedang mudik lebaran, rasa-rasanya jalan lengang hanya angan-angan. Kemacetan menjadi makanan sehari-hari penduduk Jakarta, entah itu saat pagi atau malam sekalipun. Maklum saja, kota ini seakan tak pernah tidur. Aktivitas masyarakat terus berjalan meski tengah malam dan dini hari.

Jakarta macet (globalradio.co.id)

Karena mobilitas yang sangat tinggi, macet menjadi hal biasa. Apalagi jika jam berangkat atau pulang kantor. Waktu tempuh yang seharusnya hanya 20 menit bisa jadi 2 jam jika melewati kemacetan. Jadi bisa dibilang bebas macet adalah hal yang tidak mungkin terjadi.

Bebas pengamen

Coba tanyakan pada dinas sosial berapa jumlah pengamen yang ada di Jakarta? Setiap sudut kota ini seakan tak lepas dari keberadaan mereka. Entah itu di angkot, warung kaki lima hingga lampu merah. Cobalah makan pecel lele di pinggir jalan, belum habis satu piring setidaknya ada 3 pengamen yang akan datang silih berganti.

Bebas pengamen (buset-online.com)

Cara mengamen pun sekarang mengalami peningkatan. Bukan hanya dengan gitar, bahkan mereka ada yang membawa ondel-ondel agar orang-orang lebih tertarik memberikan uang tips. Peningkatan jumlah pelancong setiap tahunnya turut menambah angka pengamen di Jakarta.

Harga tanah dan rumah yang bersahabat

Untuk kamu yang bercita-cita memiliki hunian atau ingin beli tanah di Jakarta, sebaiknya mulai menabung dan investasi dari sekarang. Semakin lama, harga properti di Jakarta terutama tanah dan rumah memang melambung tinggi. Apalagi lahan juga terbatas disana.

Harga tanah dan rumah yang bersahabat (eljohnnews.com)

Mungkin harga sepetak tanah saja bisa mencapai puluhan juta setiap meternya. Belum lagi jika berada di kawasan elit, menemukan rumah kecil dengan harga milyaran sepertinya sudah biasa. Kalau ingin yang harganya bersahabat, mungkin daerah pinggiran masih cukup masuk akal.

Patuh lalu lintas

Jakarta itu keras, setuju? Entah kehidupan masyarakat atau kehidupan di jalan raya. Hampir setiap saat kamu bisa menemukan pelanggar lalu lintas di sana. Misalnya saja motor jalan di trotoar, melawan arus, tidak menggunakan helm hingga motor/mobil masuk jalur busway. Jika ditanya alasannya hampir serupa, untuk menghindari kemacetan.

Patuh lalu lintas (breakingnews.co.id)

Jika polisi harus menilang semua pelanggar, bayangkan saja berapa banyak surat tilang yang harus dikeluarkan? Mungkin prinsip “peraturan dibuat untuk dilanggar” memang benar-benar diterapkan. Meski tak bisa dipungkiri masih banyak pula warga yang taat dan patuh aturan berkendara.

Nah itulah beberapa hal yang dirasa mustahil ada di Jakarta. Kalau menurut kamu bagaimana?

sumber : inovasee



loading...